Minggu, 29 Oktober 2017

Buku Sabda Cinta




Sabda Cinta
0 Colour Pages & 178 B/W Pages
Kategori: Kumpulan Puisi
Harga: Rp 65.000

Kehadiran buku Sabda Cinta merupakan sebuah karya fenomenal dalam menggapai sebuah jiwa yang terus menerus dihadirkan tentang cinta, terkadang merasa putus asa akan sebuah makna tentang cinta, tetapi terkadang ada semangat sebuah harapan dalam menyeberangi sebuah lautan cinta yang hadir di tengah-tengah jiwa insan manusia. Maka untuk itulah Sabda Cinta hadir di tengah-tengah kebahagiaan dan juga kegelisahan umat manusia dalam mengenal sebuah makna tentang cinta.

Buku Sabda Cinta merupakan sebuah bisikan jiwa antara kehidupan nyata dan ilusi menjadi satu dalam bentuk puisi atau sajak dalam menyajikan beragam persoalan tentang cinta, baik mulai dari kegelisahan, kebahagiaan, kesedihan, keraguan, keberanian dan masih banyak lagi emosi yang tertuang dalam buku sabda cinta. Dari sinilah untuk para pembaca buku sabda cinta diajak untuk menyentuh isi jiwa maupun isi akal saat membaca buku tersebut. Maka untuk itulah dibutuhkan penjiwaan yang penuh ketulusan dalam membaca penggalan-penggalan puisi atau sajak sabda cinta yang tersaji lewat buku sabda cinta. Selamat menikmati dan mencerna sepenggal demi sepenggal buku sabda cinta, dan dari saya mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang dalam untuk para penikmat yang telah meluangkan waktu untuk membaca buku sabda cinta.

Bagi para peminat Buku Sabda Cinta karya Khoirul Taqwim atau sering disebut dengan istilah Gus Wim dapat melihat/mengklik dari link di bawah ini....

Kamis, 26 Maret 2015

ALAMKU


By: Khoirul Taqwim

Alamku nan asri membumi
Air sungai berjalan setenang langit biru
Sambut keheningan rasa menggugah jiwa
Pepohonan tertata rapi dipinggir arus berjalan
Batu mengkristal nampak warna menggoda hati menyentuh

Alamku menghias udara
Sambut warna kicauan pelangi hujan
Menatap indahnya warna aura alam
Menghias sekujur bentangan nada Do'a-do'a

Rabu, 25 Maret 2015

LAHIRNYA ORANG BESAR


By: Khoirul Taqwim

Lahirnya orang besar selalu ditunggu dijagat raya
Jutaan pena tak sanggup menulis kebesaran mereka
Perpustakaan akan dipenuhi tulisan tentangnya
Dialah para pemikir
Dialah para penyatu umat
Dialah para pejuang
Dialah para pembawa penerang dialam raya

Sanggupkan dalam diri anda
Yaqinkan dalam jiwamu
Namamu kan terkenang sepanjang zaman
Do'a-do'aku kan selalu bersamamu

BISIKAN KEMATIAN


By: Khoirul Taqwim

Akankah kami menerobos celah pintu taubat
Menjelang bisikan kematian mencabut detak jantung
Butiran air mata tak sanggup bertasbih
Mulutku tak mampu bersilat lidah
Kematian itu tumbuh bersama
Kematian itu dingin dan tak bersuara
Bahwa puing kematian
Hanyalah tinggal kematian

Dengarlah bisikan kami
Aku di sini saja menjelang akhirku

SEBATAS GORESAN


By : Khoirul Taqwim

Sahabat
Dengar cerita sejenakku
Saat kuberjalan lalui hamparan langit biru
Kutemui dia
Dan dia adalah bayangan antara ada dan tiada

Aku bukan siapa dia
Tapi aku hanya setitik langkah perjalanan
Menyusuri puing-puing rasa ini
Kuterlelap dalam mimpi-mimpi semu
Ah itu bukan..bukan.....
Sebab hadirku hanya sebatas goresan asa
Kutak harus menjamahnya
Cukup kau beri aku jalan
Mengenang dia dan dia
Selalu...

PUISI HAKIKAT CINTA


Oleh: Khoirul Taqwim

Masa kecilku pernah bertanya tentang cinta pada bunda
Dia menjawab bahwa cinta adalah kasih sayang antara anak dan ortunya
Saat menginjak remaja kubertanya pada sahabat dekatku
Bahwa cinta adalah hubungan dua Insan yang terjalin tanpa dusta
Hingga dewasapun tiba kubertanya lagi tentang cinta pada guru besarku
Nikahlah wahai anakku
Agar mendapat cinta yang sebenarnya

Tahun dari tahun pertanyaanku sama saja tentang cinta
Sampai rambutku memutih hari ini
Kutanya sekali lagi pada ahli agama
Dia jawab dengan senyum ramah
Bahwa cinta adalah sebuah makna
Hubungan antara hamba dan sang pencipta

Akhir sebuah pertanyaan cinta yang berada tanpa ujung
Cinta itu sebenarnya adalah hakikat
Sedangkan hakikat cinta adalah perasaan jiwa
Gejolak hati yang mendorong mencinta kekasihnya
Cinta adalah fitrah manusia yang pailng dalam
Dan cinta merupakan keagungan Ilahi
Sebenar-benar cinta adalah hakikat itu sendiri

Sehari Lima Waktuku



By: Khoirul Taqwim

Kutadahkan tanganku keatas
Dalam Do’a-do’a gaib
Yang tahu hanya Dia dan aku
Sebagai bentuk rasa kekagumanku atas langit di jagat raya yang tercipta

Kuhadapkan kepalaku
Atas rasa kataatanku padaNYA
Karena Dia sang maha segala
Kutundukkan jiwa dan ragaku
Sebagai bentuk rasa menghargaiku
Atas kekayaan udara yang ada

Kucium bumiku
Dengan sentuhan khusyu’
Dengan rahmat dan penuh hikmah
sebagai rasa pengabdianku kepada tanah yang kuinjak

Semua tertuang dalam lima waktuku
Sehari dan semalam
Dia sang maha kuasa
Atas segala isi dilangit maupun di bumi
Dia tempat perlindungan jalanku

Dia Allah!.......
Selalu memberi rahmat di alam raya
Dan hidup matiku kuserahkan pada Dia
Pencipta segala yang ada
Semoga selalu didekatku
Amin.......

Selasa, 24 Maret 2015

KETUKAN NAFAS ILMU


By: Khoirul Taqwim

Daku hidup hanya sebatas ketukan nafas
Tak ada arti, apalagi makna
Dan ketukan nafas ini
Kan jadi penentu
Jiwa dan raga selanjutnya

Dengan lahirnya bahasa dan kata
Kumenjadi arti dan makna
Karena daku hidup dengan Ilmu
Biar nafas ini hilang ditelan waktu
Namun Ilmu yang kugali
Kan abadi di alam raya
Karena daku hidup dalam naungan IlmuNYA

Minim kata, apalagi bahasa
Yang ada Ilmu dan jiwa
Yang lapar akan Ilmu pengetahuan yang ada
Karena ini adalah: suratan dan takdir Ilahi
Semoga Allah memberi penerangan dengan IlmuNYA
Amin...................















SABDA DAN FIRMAN


By: Khoirul Taqwim

Pohon rindang menggurita diperkebunan
Hijau warnanya nan anggun menarik jiwa
Inilah alam penuh dengan rahmat dan keindahan
Namun dibalik itu ada satu hal
Bahwa ini adalah: kebesaran Ilahi
Dia sang pencipta segala
Tak ada satupun yang menyamainya
Karena Dia sang maha kuasa atas segala
Allah kusebut Dia
Tak beranak dan diperanakkan
Karena dia sang maha kehendak segala

Dengan sajak kecil ini
Sebagai pengingat kebesaran Dia
Iya! Dia sang maha perkasa
Semoga Dia selalu melindungi daku
Walau diri penuh dengan dosa dan khilaf

Allah!....
Daku selalu berdo'a
Demi sabda dan firmanMU
















Sabtu, 21 Maret 2015

Jiwa-Jiwa Menutup Mata

By: Khoirul Taqwim

Mendung awan hitam disisi barat
Badai menghujam di laut selatan
Peluru menembus dikegelapan malam
Ya! Hari itu di malam Jum'at
Perang telah tiba
Nyanyian alam telah senyap
Habis dimakan senapan dan parang

Kala itu para Syuhada
Dengan kalimat Ilahi bersuara lantang
Memecah rasa ketakutan
Berganti rasa keperkasaan
Dan akhirnya suara rudal bertebaran diangkasa
Gedung-gedung luluh lantak
Tangisan bayi kering tak bersuara
Yang ada Jiwa-jiwa menutup mata

Ya Allah!
Hari dimalam berdarah ini
Aku berdo'a
Raga dan nyawa kupasrahkan
Awal dan akhir adalah: milikMU
Semoga Engkau mengampuni daku

Kamis, 09 Oktober 2014

Permai Jiwamu


By: Khoirul Taqwim

Permai rasa jiwamu
Buat daku teduh di alam mahliga keelokan

Kecantikan nalurimu
Buat daku bersimpuh lutut tanpa sepatah kata
Karena kau begitu bermakna di alamku

Kepermaian lakumu
Buat hatiku terasa sejuk menawan rasa
Tak ada yang memahami tentang naluri jiwaku
Selain kau yang ada di alam benakku yang terdalam

Ukiran jiwa ini
Bagai hamparan samudra keindahan
Yang terpampang diudara kesucian

Sungguh hati ini
Begitu hening disaat kau ada disisiku
Sampai menuju sumber segala sumber
Tentang rasa dan asa

Kelembutan jiwamu
Menjadi hasrat dalam kesabaran
Hingga buat damai seluruh alamku
Karena kau harmoni kehidupan
Yang menjadi jawaban
Atas segala keteduhan
Seisi panorama alam nan hening di alam ketenteraman

Taman Firdausku


By: Khoirul Taqwim

Disaat insan manusia tak ada daya
Ada letak kesucian yang tak terjaga
Di setiap detak langkah nafas
Begitu banyak kejahatan syahwat
Sampai terjerembab di alam karma
Namun diri masih punya bahagia
Di saat istri membawa diri menuju taman firdausMU
Ma'afkan diri
Bila tak mampu membimbingmu
Atas semua kebodohanku
Dan tiada yang dapat memahami segala kekuranganku
Kecuali engkau, wahai Istriku
Sekali lagi
Ma'afkanlah diri dengan segala kelemahanku
Yang tak bisa menuntunmu
Namun hatimu begitu lapang
Atas segala kekuranganku
Karena engkau, adalah: taman firdausku
Wahai istriku
Engkaulah taman firdausku
Kau begitu setia
Saat aku jauh dari ragamu
Sampai hati ini terlindungi atasmu
Kau adalah bahagiaku
Yang selalu jadi firdausku
Dan hari ini
Aku meminta
Ya! Allah ridhai diri dan Istriku
Atas semua Qada dan Qadarmu
Jadikanlah diri dan Istriku
Sebagai penghuni taman firdausMu
Supaya hati tenang dalam lindungan
Yang penuh kasih sayangMu
Amin................

Jumat, 26 Juli 2013

Malam Takbir Ilahi


By: Khoirul Taqwim

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Kupanjatkan malam takbir Ilahi disaat Idul Fitri telah tiba
Kubasuh mukaku dengan air suci sebagai rasa terima kasihku pada Ilahi
Sampailah daku pada perjalanan suci di malam takbir Ilahi
Saat ini pula umat muslim berbondong-bondong dari kampung hingga sudut kota
Hilir mudik bersama deru mesin-mesin motor dan mobil di jalanan

Saudaraku Lihatlah! malam ini
Mulai dari surau-surau sampai dinding-dinding nafas kehidupan
Begitu banyak umat muslim memanjatkan malam takbir Ilahi
Bahkan pemuda-pemudi, Anak-anak, orang-orang dewasa hingga kakek-nenek tumpah ruah dijalanan
Karena ini adalah hari istimewa yang penuh berkah Ilahi

Terdengar pula dari suara angin malam
Sebuah bentuk sorak sorai jutaan umat manusia mengiringi langkah malam takbir Ilahi
Semua tak lepas dari pertanda hari kemenangan telah tiba di saat dahaga dan lapar
Sudah satu bulan menghampiri perut dan jasad

Hari Inilah! sebuah bentuk kebebasan umat muslim telah tiba
Dengan mengumandangkan gema takbir dengan ikhlas jiwa
Seraya dengan menyebut Allahu Akbar, Allah maha besar
Maka saat ini pula jantungku berdebar dengan penuh haru dan bercampur bahagia rasa

Malam ini juga daku tak terasa sampai mata berkaca-kaca
Lalu akhirnya butiran air mata ini jatuh dari kelopak mataku
Karena ini hari, bersejarah dalam hidupku sebagai tanda baktiku pada Ilahi

Jumat, 26 Agustus 2011

Sajak Suara Takbir



By: Khoirul Taqwim



Bedug telah berbunyi

Dag dig duuuuuuuuuuug

Terdengar suara takbir sayup nan merdu

Sungguh di hari ini seluruh umat nampak terpancar

Aura bahagia selalu di hari nan fitri



Suara takbir terdengar

Memuji keagungan Ilahi

Berkumandang seantero alam raya

Membahana bumi sampai langit

Hingga qalbu merasa terang benderang

Di hari lebaran nan indah mewarna



Kumandang gema takbir

Membuat nada hati berucap rahmat

Sambut penuh rasa syukur

Di hari suci nan indah terasa



Suara Gemuruh takbir

Makna Hari agung telah datang

Jutaan umat bersorak penuh nafas do'a

Memohon pada dzat Ilahi

Atas nikmat dan rahmat

Tuk selalu datang dihari penuh ma'af



Suara takbir penuh warna

Pertanda hari raya telah tiba

Terucap dalam setiap detak jiwa

Menyusun kata perkata

Minal adin walfaidzin

Mohon ma'af lahir dan batin

Senin, 22 Agustus 2011

Sajak Para Serdadu Allah



By: Khoirul Taqwim



Dikala langit berubah memerah

Disitu ada letak syahid menunggu para serdadu Allah

Dikala subuh ada aliran sungai mengalir di mata

Disitu ada letak kebengisan yang wajib diluruskan



Wahai para serdadu Afghanis

Jangan pernah gentar melihat para musuhmu

Karena hidup adalah pengabdian



Wahai para serdadu palestin

Angkat suaramu lantang melawan ombak dari barat

Walau zionis menyayat buta tubuhmu



Wahai para serdadu libya

Tongkat kebenaran ada di setiap langkah gerakmu

Raihlah sejarah manis yang mulai dekat di setiap ketuk nadimu



Wahai semua serdadu Allah

Lihatlah keabadian menunggu disana

Mereguk suci kalimatullah



Semangat sepanjang hayat

Menempuh jihad fisabilillah di sepanjang nafas

Sampai jasad terhempas dari ruh

Menuju jalan ridha Allah

Amiens……



Minggu, 21 Agustus 2011

Saksi Menutup Mata

By: Khoirul Taqwim



Esok lusa daku tinggal sebuah nama

Kenangan bagi dia yang mau mengenang

Tangisan bagi dia yang merasa tertinggal

Karena hari esok daku kan pergi jauh tanpa batas

Namun tubuhku kan kutinggal dalam gua



Hari esok kan jadi kelabu

Jika daku pergi tanpa bekal amal

Namun bila esok daku di hisab tanpa dosa

Pasti Allah akan menempatkan daku di taman syurga

Berteman para rasul dan wali Allah



Hari ini kuberkemas diri

Menuju esok kan tiba waktu yang tepat

Menjemput kenyataan yang tak bisa di cegah

Namun terasa dalam setiap detak jangtungku

Sampai nafas ini hilang benar dalam ketiadaan



Hari ini dan esok

Kan jadi saksi pergiku menutup mata

Jumat, 19 Agustus 2011

Cinta di Titik Ayat Suci





By: Khoirul Taqwim



Cinta terukir di atas ayat suci

Membahana di antara hati syahdu

Bersama Do'a-do'a langit biru

Sepanjang nyawa menyatu raga

Sampai nafas berakhir tanpa sisa



Oooo........ayat suci

Kutitip bahasa cinta abadi

Tertanam dalam lembaran jiwa

Hingga daku menemui sang pengeja bahasa

Tentang cinta dalam tentangnya



Oooo.........ayat suci

Perantara indah di antara garis cinta

Mengalun merdu bersama nada jiwa

Meraih mimpi yang kian dekat mendekap

Hingga diri bahagia sepanjang hayat



Oooo.......ayat suci

Kisah sebuah makna cinta

Keabadian dalam rasa jiwa

Sampai menutup mata dititik jalan terakhir

Hingga daku hilang tanpa jejak sedetak



Sajak Do'a Tinta Darah





By: Khoirul Taqwim



Ya! Allah

Darahku hari ini mengalir sebagai tinta perubahan

Di saat melihat bangsaku di terkam para koruptor

Di waktu negeriku mengalir air mata kepedihan

Saat itu nusantara berduka lara

Waktu itu negeriku tinggal sebuah nama

Masya' Allah, bangsaku sudah tiada

Yang dahulu gagah perkasa

Innalillah, tanah airku terkubur sudah

Bersama keserakahan dan kedzaliman



Ya! Allah

Katanya bangsaku adalah bangsa kaya raya

Namun rakyat dari sabang sampai merauke terkapar lapar

Katanya negeriku adalah negeri sejahtera

Namun kulihat jutaan kepala manusia termiskinkan

Katanya tanah airku adalah tanah air kesuburan

Namun kulihat tanah airku dimakan tikus kuburan



Ya! Allah

Aku berlindung kepadamu

Dari godaan syetan yang paling terkutuk

Amiens...........



Jumat, 11 Maret 2011

Rahasia Cinta Wanita di Balik Jilbab


By: Khoirul Taqwim

Wanita di balik jilbab
Kau terlihat begitu tegar pancarkan sebuah makna kata
Saat di kau menatap setiap detak jantung yang kian mulai melambat
Namun aku tahu di balik kerudung rahasiamu
Bahwa kamu begitu rapuh saat memahami makna rasa kata cinta
Karena kamu tercipta dari tulang rusuk yang ada dalam daku
Sehingga aku tahu kalau kamu tak berdaya memahami sebuah jiwa

Wanita di balik jilbab
Menggoda di setiap mata kepala sang lelaki yang ada
Saat mengingat jilbab membentang rahmat di langit biru
Bersandar di atas kepala wanita dalam naungan sang maha Ilahi

Wanita di balik jilbab
Setiap waktu kan bersinar di setiap qalbu sang lelaki
Bahkan tetesan air matamu mengandung cairan salju
Sejukkan setiap jengkal jantung di balik sanubari
Selangkah indah wanita berjilbab nan ayu rupawan
Saat hati ini kering membisu rasa dalam benak
Kau wanita punya rahasia nikmat yang agung terasa

Wanita di balik jilbab
Rahasiamu ada di alam jiwa, terlantun saat pujian datang
Sampai hari nan waktu tak menentu dalam getaran rasa jiwa
Cinta rahasia wanita ada di balik jilbab yang terurai lewat bahasa rasa

Selasa, 08 Maret 2011

LAKI-LAKI PENDAMBA WANITA SURGA


By: Khoirul Taqwim

Ku sapa lewat sms dari jauh
Pukul tiga tepat dini hari waktu itu
Di saat dia sibuk bergelut dengan sajadah
Di waktu Kalung tasbih masih melingkar diantara jari-jemari
Khusuk hening dalam sholat lailmu
Menghiasi malammu yang sepi merajuk
Keikhlasan bukti kesetiaanmu pada-NYA
Tangan mengadah penuh Do'a-do'a gaib
Menunduk kepala sampai kamu tak bangun dari sujudmu
Karena jiwamu hanya untuk-NYa

Bila saya dihadapkan dengan wanita itu
Sungguh aku tak mampu berucap sepatah kata
Dia adalah wanita surga menjelma manusia
Aku ingin selalu sms di setiap sepertiga malam
Agar aku dapat belajar dari kesetianmu pada-NYA
Biar sayap malaikat pembawa rahmat malam itu
Hiasi seluruh ruang hatimu dan juga jiwaku
Tak ada kata bimbang maupun ragu dalam dada
Semua terasa kau ada dalam kesempurnaan

Wanita surga yang ada disana
Bolehkah aku tulis pesan untukmu
Ajarkan padaku tentang Ilmu yang kamu raih
Hingga aku mampu duduk tenang di alam raya
Di kala air matamu menetes di atas sajadah
Aku hanya berucap subhanallah
Wanita mulia berbudi luhur

Setiap jengkal nafas laki-laki
Pasti akan mendambakan wanita penghuni surga
Bila itu jadi harapanku amatlah keterlaluan diriku
Seperti keinginan bulan memeluk matahari
Jika di bumi masih ada kembaranmu
Sejuta kebajikan akan bertebaran di udara terang itu

Aku laki-laki pendamba wanita surga
Tak mungkin kan jadi pendampingmu di bumi
Walau ada itu hanya ilusi waktu tidur
Tapi aku cukup sehelai do'a
Agar setelah mati aku dipertemukan denganmu
Karena kau tak pernah jadi takdirku