Rabu, 25 Maret 2015
SEBATAS GORESAN
By : Khoirul Taqwim
Sahabat
Dengar cerita sejenakku
Saat kuberjalan lalui hamparan langit biru
Kutemui dia
Dan dia adalah bayangan antara ada dan tiada
Aku bukan siapa dia
Tapi aku hanya setitik langkah perjalanan
Menyusuri puing-puing rasa ini
Kuterlelap dalam mimpi-mimpi semu
Ah itu bukan..bukan.....
Sebab hadirku hanya sebatas goresan asa
Kutak harus menjamahnya
Cukup kau beri aku jalan
Mengenang dia dan dia
Selalu...
PUISI HAKIKAT CINTA
Oleh: Khoirul Taqwim
Masa kecilku pernah bertanya tentang cinta pada bunda
Dia menjawab bahwa cinta adalah kasih sayang antara anak dan ortunya
Saat menginjak remaja kubertanya pada sahabat dekatku
Bahwa cinta adalah hubungan dua Insan yang terjalin tanpa dusta
Hingga dewasapun tiba kubertanya lagi tentang cinta pada guru besarku
Nikahlah wahai anakku
Agar mendapat cinta yang sebenarnya
Tahun dari tahun pertanyaanku sama saja tentang cinta
Sampai rambutku memutih hari ini
Kutanya sekali lagi pada ahli agama
Dia jawab dengan senyum ramah
Bahwa cinta adalah sebuah makna
Hubungan antara hamba dan sang pencipta
Akhir sebuah pertanyaan cinta yang berada tanpa ujung
Cinta itu sebenarnya adalah hakikat
Sedangkan hakikat cinta adalah perasaan jiwa
Gejolak hati yang mendorong mencinta kekasihnya
Cinta adalah fitrah manusia yang pailng dalam
Dan cinta merupakan keagungan Ilahi
Sebenar-benar cinta adalah hakikat itu sendiri
Sehari Lima Waktuku
By: Khoirul Taqwim
Kutadahkan tanganku keatas
Dalam Do’a-do’a gaib
Yang tahu hanya Dia dan aku
Sebagai bentuk rasa kekagumanku atas langit di jagat raya yang tercipta
Kuhadapkan kepalaku
Atas rasa kataatanku padaNYA
Karena Dia sang maha segala
Kutundukkan jiwa dan ragaku
Sebagai bentuk rasa menghargaiku
Atas kekayaan udara yang ada
Kucium bumiku
Dengan sentuhan khusyu’
Dengan rahmat dan penuh hikmah
sebagai rasa pengabdianku kepada tanah yang kuinjak
Semua tertuang dalam lima waktuku
Sehari dan semalam
Dia sang maha kuasa
Atas segala isi dilangit maupun di bumi
Dia tempat perlindungan jalanku
Dia Allah!.......
Selalu memberi rahmat di alam raya
Dan hidup matiku kuserahkan pada Dia
Pencipta segala yang ada
Semoga selalu didekatku
Amin.......
Selasa, 24 Maret 2015
KETUKAN NAFAS ILMU
By: Khoirul Taqwim
Daku hidup hanya sebatas ketukan nafas
Tak ada arti, apalagi makna
Dan ketukan nafas ini
Kan jadi penentu
Jiwa dan raga selanjutnya
Dengan lahirnya bahasa dan kata
Kumenjadi arti dan makna
Karena daku hidup dengan Ilmu
Biar nafas ini hilang ditelan waktu
Namun Ilmu yang kugali
Kan abadi di alam raya
Karena daku hidup dalam naungan IlmuNYA
Minim kata, apalagi bahasa
Yang ada Ilmu dan jiwa
Yang lapar akan Ilmu pengetahuan yang ada
Karena ini adalah: suratan dan takdir Ilahi
Semoga Allah memberi penerangan dengan IlmuNYA
Amin...................
SABDA DAN FIRMAN
By: Khoirul Taqwim
Pohon rindang menggurita diperkebunan
Hijau warnanya nan anggun menarik jiwa
Inilah alam penuh dengan rahmat dan keindahan
Namun dibalik itu ada satu hal
Bahwa ini adalah: kebesaran Ilahi
Dia sang pencipta segala
Tak ada satupun yang menyamainya
Karena Dia sang maha kuasa atas segala
Allah kusebut Dia
Tak beranak dan diperanakkan
Karena dia sang maha kehendak segala
Dengan sajak kecil ini
Sebagai pengingat kebesaran Dia
Iya! Dia sang maha perkasa
Semoga Dia selalu melindungi daku
Walau diri penuh dengan dosa dan khilaf
Allah!....
Daku selalu berdo'a
Demi sabda dan firmanMU
Sabtu, 21 Maret 2015
Jiwa-Jiwa Menutup Mata
By: Khoirul Taqwim
Mendung awan hitam disisi barat
Badai menghujam di laut selatan
Peluru menembus dikegelapan malam
Ya! Hari itu di malam Jum'at
Perang telah tiba
Nyanyian alam telah senyap
Habis dimakan senapan dan parang
Kala itu para Syuhada
Dengan kalimat Ilahi bersuara lantang
Memecah rasa ketakutan
Berganti rasa keperkasaan
Dan akhirnya suara rudal bertebaran diangkasa
Gedung-gedung luluh lantak
Tangisan bayi kering tak bersuara
Yang ada Jiwa-jiwa menutup mata
Ya Allah!
Hari dimalam berdarah ini
Aku berdo'a
Raga dan nyawa kupasrahkan
Awal dan akhir adalah: milikMU
Semoga Engkau mengampuni daku
Mendung awan hitam disisi barat
Badai menghujam di laut selatan
Peluru menembus dikegelapan malam
Ya! Hari itu di malam Jum'at
Perang telah tiba
Nyanyian alam telah senyap
Habis dimakan senapan dan parang
Kala itu para Syuhada
Dengan kalimat Ilahi bersuara lantang
Memecah rasa ketakutan
Berganti rasa keperkasaan
Dan akhirnya suara rudal bertebaran diangkasa
Gedung-gedung luluh lantak
Tangisan bayi kering tak bersuara
Yang ada Jiwa-jiwa menutup mata
Ya Allah!
Hari dimalam berdarah ini
Aku berdo'a
Raga dan nyawa kupasrahkan
Awal dan akhir adalah: milikMU
Semoga Engkau mengampuni daku
Kamis, 09 Oktober 2014
Permai Jiwamu
By: Khoirul Taqwim
Permai rasa jiwamu
Buat daku teduh di alam mahliga keelokan
Kecantikan nalurimu
Buat daku bersimpuh lutut tanpa sepatah kata
Karena kau begitu bermakna di alamku
Kepermaian lakumu
Buat hatiku terasa sejuk menawan rasa
Tak ada yang memahami tentang naluri jiwaku
Selain kau yang ada di alam benakku yang terdalam
Ukiran jiwa ini
Bagai hamparan samudra keindahan
Yang terpampang diudara kesucian
Sungguh hati ini
Begitu hening disaat kau ada disisiku
Sampai menuju sumber segala sumber
Tentang rasa dan asa
Kelembutan jiwamu
Menjadi hasrat dalam kesabaran
Hingga buat damai seluruh alamku
Karena kau harmoni kehidupan
Yang menjadi jawaban
Atas segala keteduhan
Seisi panorama alam nan hening di alam ketenteraman
Langganan:
Postingan (Atom)